<< SELAMAT DATANG DI WEBSITE KAMI WWW.KEPRILIVE.COM | BERITA SEPUTAR KEPULAUAN RIAU | Contac Person 0812 7019 6488 | MEDIA INI DILINDUNGI OLEH UU POKOK PERS NO 40 TH 1999 | SEBAGAI ANGGOTA ORGANISASI FORUM PERS INDEPENDENT INDONESIA >>
Home / Lingga / Mobil Pickup  Bermuatan Kelontong Terjebak Di Jembatan Penghubung Dusun Cukas, Desa Tanjung Irat

Mobil Pickup  Bermuatan Kelontong Terjebak Di Jembatan Penghubung Dusun Cukas, Desa Tanjung Irat

Lingga-keprilive. Kejadian bermula saat sebuah Pick up berwarna merah Bernomor Polisi  (BP 8257 LA), saat melintas jembatan penghubung yang terbuat dari bahan kayu di Dusun Cukas, Desa Tanjung Irat kecamatan Singkep barat, amruk akibat Pickup  yang bermuatan barang kelontong  yang akan disaflay beberapa kedai / toko yang berada di Desa Tanjung Irat tersebut, di penghujung jembatan tiba- tiba jembatan tersebut ambruk.

Informasinya yang kita terima dari salah satu sumber nama sapaan, Suwar,,  yaitu warga setempat, yang berada di Desa Tanjung Irat melalui via Telpon Seluler , saat di hubungi Awak media,, membenarkan atas kejadian musibah tersebut “memang benar bang ada mobil yang pengangkut barang kelontong untuk sejumlah toko di Desa Tanjung Irat terperosok, mobil pickup tersebut di kendarai Sdr ” Ajan”,terangnya. Sabtu  (25/07/2020)

” kejadian berawal sekira Pukul (10:25 )Wib , pemilik Pick up tersebut  yang berpelat BP 8257 LA, sedang melintasi jembatan penghubung yang terbuat dari bahan kayu tersebut, dengan bermuatan barang kelontong yang berat sehingga membuat jembatan tersebut dengan seketika ambruk ” Tambahnya

“Beruntung di saat kejadian tersebut sopir Pickup tidak mengalami luka parah.dan untuk sekarang ini warga setempat sedang mengevakuasi Pick up tersebut dengan menggunakan alat seadanya saja seperti Jamblog Dll”

“Dengan adanya kejadian seperti ini, Suwar selaku warga Desa Tanjung Irat, sangat berharap kepada pemerintah Kabupaten lingga maupun provinsi, agar bisa membangun jembatan kami yang terbuat dari bahan kayu, agar dapat di permanenkan dikarenakan Jembatan ini merupakan Akses yang sangat di butuhkan untuk menunjang Pertumbuhan  Perekonomian Masyarakat kami yang berada dipenghujung Kota” Tutupnya

Dalam kejadian tersebut belum bisa di pastikan berapa kerugian yang di alami  pemilik Pickup , Karena hingga berita ini di terbitkan , Pemilik Pickup  tidak dapat di konfirmasi oleh Awak media  untuk dimintai keterangannya. (Azerah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *