<< SELAMAT DATANG DI WEBSITE KAMI WWW.KEPRILIVE.COM | BERITA SEPUTAR KEPULAUAN RIAU | Contac Person 0812 7019 6488 | MEDIA INI DILINDUNGI OLEH UU POKOK PERS NO 40 TH 1999 | SEBAGAI ANGGOTA ORGANISASI FORUM PERS INDEPENDENT INDONESIA >>
Home / Kepri / Asisten I Pemprov Kepri Terima Kunjungan Tim Bakamla RI

Asisten I Pemprov Kepri Terima Kunjungan Tim Bakamla RI

Tanjungpinang-keprilive. Mewakili Gubernur Kepri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemprov Kepri DR.H Juramadi Esram SH MH MM menerima kunjungan Tim Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI Rabu (17/2/2021) diruang rapat lantai 4 Kantor Gubernur Kepri.Dompak,Kota Tanjungpinang.

Kunjungan Tim Bakamla ke Provinsi Kepulauan Riau Dalam Rangka Identifikasi dan Pematangan isu Wilayah Barat.

Anggota Tim pelaksana kunjungan dipimpin Kolonel Bakamla Gotri Novel Spd MAP. Kasubdit Perumusan Kebijakan Bakamla, Letkol Bakamla Fery Herianto ST Msi,Kasi Monitoring Kebijakan Bakamla dan staff lainya.

Turut hadir pada pertemuan.tersebut, Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum Maryani Ekowati SH MH, Kadis Perhubungan Junaedi.SE MM, Sekretaris BLH dan Kehutanan Saut serta perwakilan OPD terkait

Juramadi Esram sebelumnya mengucapkan terima kasih atas kedatangan tim Bakamla ke Kota Tanjungpinang negeri Pantun ini. Banyak hal yang bisa disampaikan terkait kunjungan penting ini semoga tujuan kedatangan tim dalam menggali informasi dan identifikasi wilayah barat dapat tercapai lengkap dengan masukan dan saran solusi,ungkapnya.

Mantan Pjs Bupati Lingga ini menyebutkan, bahwa sebagai daerah Kepulauan yang lebih luas lautan daripada daratan. banyak persoalan dapat timbul.

Dalam pertemuan ini juga disampaikan keluhan tentang seringnya datang limbah sisa olie minyak hitam(sludge oil) yang mencemari laut Bintan dan Batam akibat pembuangan limbah olie kapal selalu mendera setiap tahun, limbah olie tersebut selalu mencemari kawasan pantai dan tempat wisata, ungkap Kadishub Kepri Junaidi SE, MM. Permasalahan limbah anehnya selalu muncul diakhir tahun.

Dan untuk kegiatan Dinas Perhubungan Kepri rutinitas lainya termasuk urusan pelabuhan sudah berjalan sebagaimana yang ditetapkan Pemerintah.

Dalam dialog tersebut juga diperkuat Asisten I Juramadi Esram bahwa memang masalah limbah sebagaimana disampaikan Kadishub Junaedi

Bahwa masalah sludge oil (limbah minyak) tidak ada habisnya dan karena itu sekarang telah menjadi atensi pihak Kemenko Polhukam juga untuk ikut terlibat dalam mengatasinya.Dimana diketahui bahwa pembuangan minyak dari kapal terjadi diluar batas wilayah,zona bebas namun karena tertiup angin akhirnya nyangkut dikawasan pantai dan wisata.

Sementara itu Sekretaris LH dan Kehutanan Kepri, Saut SE menambahkan pihaknya telah bentuk tim penanangan minyak.semua unsur ada dan sudah kerja maksimal.

Sampel harus sama antara yang ada di kapal dengan di darat tempat buangan limbah.
Kejadian limbah selalu ada.
Butuh biaya dan kesulitan lainya. Dan heranya selalu di kawasan wisata kejadianya.

Dan saat Sludge oil sudah sampai ke pantai ke darat.butuh pembersihan..dan ini juga ada biaya angkutan dan lainya.

Kedepan Labuh jangkar kapal kapal, perlu pengelolaan limbah terpadu saran Saut.

Semua perbincangan dan permasalahan yang terjadi .menjadi masukan buat pihak Bakamla RI.(ds)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *