TANJUNGPINANG, Keprilive.com – Kembalinya beroperasi penambangan Bauksit di sungai Carang Tanjungpinang wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) sangat meresahkan masyarakat setempat.Di duga ada oknum aparat membekingi tempat tersebut (02/9/2025).
Sebelumnya tambang bauksit yang ada telah menghebohkan. Tahun 2021 pihak kejaksaan telah melakukan penyitaan stockpile bauksit di daerah Bintan dan Tanjungpinang sebanyak 4.250.000metrik ton sekitar 14 lokasi.Sebelumnya melalui Plt.Kepala Kejari Tanjungpinang, Atik Rusmiaty Ambarsari sudah mengajukan penyitaan berdasarkan sejumlah putusan Mahkamah Agung dalam kasus korupsi pertambangan bauksit di PN Tanjungpinang dan telah mengabulkan Kejaksaan untuk menyita Stockpile Bauksit tersebut.
Para pemain penambangan bauksit yang dilakukan di lokasi sei Carang.Di duga ada oknum aparat dan oknum wartawan yang terlibat didalam nya. Penambangan bauksit yang telah di sita masih bisa beroperasi. Aparat terkesan bungkam dan dugaan ada setoran yang membuat mereka diam.Terlihat di lokasi ada alat berat yang beroperasi berserta truk untuk angkut bauksit.
Supaya agar dapat lancar usaha penambangan bauksit setiap bulan oknum oknum tertentu akan menerima jatah ” kue “. Tidak ketinggalan juga diduga oknum wtw berinisial ‘”RN” salah satu media daerah ikut berpartisipasi bagi bagi ” kue ” untuk oknum wtw tertentu.
Para awak media telah berusaha terjun langsung kelokasi tetapi tidak bisa kerena dihalangi portal satu yang menjaga lokasi tersebut.Menurut salah satu yang menjaga lokasi tambang mengatakan bahwa benar ini cuma stockvile lama dan saat ditanya lebih lanjut tidak ada jawabannya takut salah memberi jawaban, ujarnya.
Di sayangkan sekali para awak tidak dapat masuk ketambang bauksit .diharapkan kepada Aph setempat agar dapat mengambil tindak yang sudah jelas penambangan bauksit telah negara yang dirugikan.
Dengan kejadian ini sangat diperlukan sekali pihak aparat penegak hukum untuk mengambil tindakan yang tegas ,jujur sehingga masyarakat dapat diberi kepastian hukum.
(Alamsyah.m)














