TANJUNGPINANG, Keprilive.com – Sebuah Toko usaha yang menjual obat-obatan pertanian seperti, Roundap, pupuk, jangung, dan makanan kucing, dijalan bandara tidak jauh dari tugu pesawat berpontenis ada pengoplosan dan mengurangi takaran maksimalnya.
Kecurigaan konsumen yang tidak mau disebut namanya, saat membeli roundap untuk kebutuhan kebunya malah yang dapat hanyalah kekecewaan dari pihak toko penjual tersebut. Dan ada unsur penipuan untuk mengambil keuntungan besar dari konsumen.
“Saya beli roundap hari kamis tempo hari bang saya langsung pergi nyemprot rumput di kebun, saya curiga roundap yang saya beli ini palsu/sudah di oplos dengan obat yang lain, sebab bukan sekali/dua kali saya beli roundap jadi saya tau mana yang asli/palsu, saya baru sekali ini beli roundap di toko ini, karna toko saya bisa langganan tutup”, beber konsumen saptu (17/01/2026).
Setelah informasi dapat dari sumber, awak media keprilive.com menelusuri desas-desus kronologis permasalah antara konsumen dan pihak toko tersebut.
“Pihak toko menjelaskan, roundap tersebut memang di curah ke botol kecil, karna permintaan dari konsumen ada yang pesan botol kecil dan besar, soal di oplos atau tidak saya kurang tau sebab saya jarang di toko, bapak tanya langsung saja ke anak buah saya”, ucap pemilik toko.
Kecurigaan pun semakin terbukti, saat anak buah toko tersebut di pertanyaan soal oplosan roundap tersebut malah bungkam dan mengalihkan pembicaraan dengan Alibi toko mau tutup cepat karna ini hari saptu.
Kuat dugaan antara pemilik toko dan anak buah ada unsur kerja sama demi mejalankan aksinya menipu konsumen, dugaan produk pertanian tersebut adalah produk FTZ dari batam dibekingi oknum aparat penegak hukum (APH).
Peringatan keras dari Kementerian keuangan (KEMENKAU) Purbaya, Seakan-akan tidak berarti bagi pelaku yang melanggar hukum.yakni, Mafia.
(Red)














