Surat Alashak Tahun 80 an (Poto-Red)
BINTAN, Keprilive.com – Nama kades Toapaya selatan, kecataman topaya, kabupaten Bintan, ia Merasa di zholimi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, pasalnya nama suhenda tercatum di beberapa media sosial.
Perlu di perjelaskan dengan Poto sekalian yang di tampilkan itu tidak benar, ada oknum yang mengambil pota untuk konfirmasi tentang sosialisasi pendaftaran calon kepala desa, dan menyangkut surat ganda tanah alashak tidak benar, pak kades tersebut juga menunjukkan surat alashak.
“Ini bang Surat alashak tahun 80 atas nama Kahar/ahiang untuk pengesahan surat tanahnya, saya bisa mengapdi ke negara atas pilihan masyarakat sampai beberapa periode ini. saya selalu berusaha yang terbaik untuk masyarakat Toapaya selatan ini masih saja saya di zholimi bang, sampai sekarang ini surat alashak atas nama Kahar/ahiang masih tetap disitu dan tidak di gandakan malah sudah bersertipikat”, ucap suhenda, Selasa (15/9/2026).
Menyangkut masalah ganda ataupun janji dari pihak kantor desa Toapaya selatan tidak pernah menjanjikan, suhenda hanya mencari inpormasi yang jelas supaya apa yang di sangkakan tentang kepemilikan, ia siap mengambil langkah untuk proses hukum, dan bisa menunjukkan kepemilikan ahiang.
” Soal pemberitaan dimedia saya belum ada dikonfirmasi atas berita itu, karna waktu dihari saptu kami sama anas Tupang ketemu untuk turun sama-sama, karna kebetulan hari Rabu saya ada egenda di ispektorat jadi saya meminta waktu mundur, belum ada konpirmasi sampai berita itu naik saya baru tau dan tersebar di media sosial”, Tutup suhenda. (Red)









