Poto ilustrasi
BINTAN, Keprilive.com – Belakangan ini masyarakat dihebohkan dengan isu perselingkuhan kades di lingkup pemerintahan kabupaten bintan berinisial AT yang cukup terkenal dan menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Isu ini semakin menghebohkan setelah Kedes tersebut menjelaskan tidak pernah selingkuh dan nikah sirih 4-5 tahun sebelumnya dengan WD itu HOAX.
Kasus ini tentu tidak hanya menghebohkan dunia maya namun juga membuka perdebatan di lingkup pemerintahan kabupaten bintan tentang hukum nikah siri.
Saat awak media ini, keprilive.com menjumpai klarifikasi mengenai isu tersebut.
“Maaf ya bang. Tidak mungkin saya khianati pernikahan saya sama istri saya yang sekarang. tercatat di agama dan hukum negara, saya sudah puluhan tahun menikah dan dikaruniai anak, Jangankan mau nikah sirih bang, niat saya saja tidak ada”, Ucap kades jumat (29/5/2026).
Nikah siri menurut beberapa sumber adalah pernikahan yang dilaksanakan secara agama tanpa dicatatkan secara resmi oleh negara di Kantor Urusan Agama (KUA) atau kantor catatan sipil.
Ketidakjelasan wali, status calon pengantin, hingga kemungkinan adanya halangan syar’i menjadikan akad nikah tanpa pencatatan resmi berada dalam wilayah yang sangat rawan pelanggaran hukum agama dan negara.
“Dengan demikian, dapat ditegaskan bahwa memilih jalur pernikahan resmi adalah langkah paling aman, paling sesuai syariat, serta memberikan kepastian hukum bagi keluarga”, Tambah kades.
Pernikahan bukan hanya sebuah prosesi sakral, tetapi juga ikatan hukum yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Nikah yang sah adalah nikah yang terpenuhi seluruh syarat agama dan negara, bukan hanya sekadar ijab qabul.
Terdapat syarat-syarat mendasar yang harus dipenuhi, khusunya terkait asal usul calon pengantin seperti keabsahan wali nikah, kejelasan status kedua calon pengantin, serta tidak adanya halangan syar’i untuk menikah.
Tanpa pendaftaran dan perifikasi resmi yang dilakukan oleh Kantor Urusan Agama (KUA), aspek aspek terkait asal-usul calon pengantin sulit untuk dilacak kebenarannya, Tutupnya. (Red)















